Alasan Facebook Rubah Lisensi React JS

Baru-baru ini Facebook merubah lisensi untuk beberapa proyek open-source dibawah lisensi MIT, termasuk React.

Sebelumnya, Facebook menggunakan lisensi “BSD+Patents” miliknya (Facebook) sendiri. Lisensi ini mirip dengan BSD yang banyak digunakan. Perbedaan ada pada penegasan oleh Facebook bahwa: “Anda tidak bisa menuntut Facebook karena melanggar hak paten Anda.”

Lisensi tersebut banyak diprotes, inilah yang terjadi:

15 Juli 2017: Apache Larang React

Apache Foundation mengumumkan pelarangan menggunakan alat berlisensi BSD + Patent dalam proyek open-source mereka.

18 Agustus 2017: Protes dari Komunitas

Facebook menegaskan lisensi BSD + Patents untuk melindunginya dari “litigasi paten”. Mereka membutuhkannya agar bisa mengembangkan React dengan lebih cepat. Hal tersebut memicu komunitas besar seperti Reddit, Hacker News, WordPress, freeCodeCamp, dan banyak lagi untuk membahas alternatif React.

14 September 2017: WordPress Tidak Nyaman

WordPress – yang digunakan oleh 25% dari semua situs web di Bumi – tegas mengakatan tidak nyaman dengan lisensi Facebook BSD + Patents. Mereka tidak akan menggunakan React dalam proyek sampai lisensinya diubah.

22 September 2017

Facebook mengumumkan perubahan lisensi dari BSD + Patents menjadi lisensi MIT untuk React, Jest, Flow, dan Immutable.js

24 September 2017: WordPress, OK!

Pendiri WordPress merasa senang dengan perubahan tersebut dan dapat menggunakannya dalam proyek-proyek WordPress di masa depan.

25 September 2017: Facebook Resmi Terapkan Lisensi MIT

Sophie Alpert membuat commit dalam proyek React di GitHub menjadi lisensi MIT sekaligus merilis React 16.

Dengan kepastian lisensinya, React berpotensi menjadi salah satu alat paling populer dalam pengembangan web / aplikasi.

Tinggalkan Balasan