Semua Tentang UX? Kamu Tidak Perlu Tahu

Menjadi UX Desainer hebat tidak harus menguasai semua elemen karena UX itu sangat besar! Dan kamu bisa stres jika memaksakannya. Beberapa tahun ini UX dalam industri teknologi untuk merancang pengalaman intuitif, efisien dan mudah digunakan berkembang pesat.

Setelah produk diluncurkan pekerjaan UX Desainer bertambah. Ia harus melacak, memperbaiki dan membuat versi baru dari produk.

Proses tersebut sangat panjang, ada ratusan pertemuan, diskusi dan keputusan yang berdampak pada pengalaman pengguna – melibatkan ahli strategi, analisis data, UI Desainer, copywriter serta desainer brand (merek). UX Desainer harus memiliki pengetahuan teknis, kosa kata, analisis dan sebagainya. Tujuannya agar dapat berdiskusi dengan baik bersama para ahli di bidang lain sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat terkait pengalaman pengguna sebelum terlambat.

Terkadang, terlibat bersama ahli dibidang lain memunculkan rasa gelisah. Bagaimana “saya” bisa memahami setiap disiplin ilmu (teknis, analisis, strategi, copywriting dan branding) sambil tetap melakukan tugas utama sebagai UX Desainer?

Jawaban terbaik adalah “Kamu tidak perlu mempelajari semua dari awal”. Banyak yang merasa terbebani dengan jumlah informasi, jargon dan rincian teknis seputar UX. Jadi, pilihlah ruang yang lebih spesifik untuk memulai.

Pahami kemampuan alami kamu sebagai pribadi, dan mulailah dari sana sebagai langkah awal yang baik.

  • Apakah kamu senang bercakap-cakap dengan orang lain dan merasa nyaman saat melakukannya? Mulailah meneliti pengguna dan pengujian pengguna.
  • Apakah kamu lebih suka merancang interaksi sederhana dan inovatif? Mulailah dengan┬ámembuat sketsa dan wireframing.
  • Apakah kamu tertarik dengan angka-angka? Mulailah dengan metrik dan analisis data.
  • Apakah kamu suka menyusun kata-kata yang dapat mempengaruhi pengguna? Mulailah bekerjasama dengan copywriter profesional untuk belajar darinya.
  • dan seterusnya.

Jangan memaksakan diri untuk belajar semuanya pada waktu bersamaan. Itu akan membawamu dalam lingkaran kecemasan yang akan memperlihatkan kelemahan dan kesenjangan pengetahuan, bukan kekuatan kamu sebagai UX Desainer.

Dilema “Generalis vs Spesialis”

Seorang generasil tahu sedikit tentang semua hal yang dapat diterapkan dalam produk tahap awal.

Seorang spesialis umumnya sudah berada diperusahaan besar yang telah memiliki tim UX.

Kesimpulannya

  • Berikan diri ini waktu untuk belajar perlahan-lahan
  • Cobalah sesuatu yang berbeda
  • Kamu tidak perlu membuat keputusan hari ini
  • Kamu tidak perlu belajar semua itu sekarang
  • Tidak ada yang tahu segalanya tentang UX secara mendalam
  • Jangan merasa bersalah atas apa yang tidak kamu tahu
  • Banggalah dengan pengetahuan sendiri

Orang yang memindahkan gunung dimulai dengan membawa batu-batu kecil. – Pepatah Cina

Tinggalkan Balasan